Teknik Fotografi Menakjubkan Yang Wajib Kamu Coba

macam macam teknik pengambilan gambar fotografi

Macam-macam teknik fotografi populer | Pada kesempatan kali ini saya akan share beberapa macam teknik photography yang cukup populer dan wajib kamu coba, agar hasil foto kamu lebih menarik dan bermakna.

Seorang fotografer, harus bisa memanfaatkan setiap sudut, celah, ruang dan lingkup untuk mendapatkan hasil foto yang cantik dan menarik, meski di tempat yang sederhana, jika diambil dengan teknik fotografi yang benar, akan menghasilkan gambar yang keren.

Sobat tidak harus mencari tempat yang indah dulu untuk mengambil foto yang bagus, tempat seindah apapun jika diambil dengan sembarangan, maka hasilnya tidak akan bagus dan memuaskan.

Fotografer yang hebat juga bukan karena gear yang dia pakai, melainkan bagaiman cara dia memanfatkan suatu momen langka, dengan baik dan benar, hasilnya pun memuaskan. Dengan kamera apa pun suatu gambar diambil, akan terlihat bagus jika menggunakan teknik photography yang benar.

Baca Juga: Download Lightroom Mod Full Preset Terbaru

Dan sebaliknya, apapun jenis gear kalian, jika tidak tau teknik pengambilan gambar yang benar, maka tidak akan menghasilkan gambar yang keren

Oleh karena itu, untuk memperluas wawasan kita dalam dunia photography, kita harus selalu berlatih dan praktek untuk mengambil gambar dengan teknik fotografi yang benar, agar terbiasa dengan sesuatu yang baik.

Berikut ini, saya akan share beberapa jenis teknik dalam fotografi, khususnya untuk pemula di dunia fotografi, bisa pelajari teknik photography yang akan saya share dibawah ini.

Sebetulnya sangat banyak jenis teknik photography, baik itu untuk kamera HandPhone atau DSLR, yang bisa sobat eksplore sendiri dengan referensi dari teknik pemotretan gambar yang baik dan benar.

Apa saja macam-macam teknik fotografi yang keren dan populer?

Berikut ini ulasannya, beberapa macam teknik pengambilan gambar dalam fotografi yang wajib kamu coba saat memotret suatu momen.

macam-macam teknik fotografi dan contohnya

Contoh teknik photography ini, bisa digunakan untuk phonegrapher atau yang sobat yang mengambil foto menggunakan handphone atau smartphone, terlebih yang sudah memiliki kamera DSLR.

Baik langsung saja simak berikut ini guys,, teknik photography yang harus kamu coba.

1. Mengenal jenis-jenis teknik fotografi Slow Speed / Long Exposure

Teknik pertama yaitu teknik Slow Speed photography biasa disebut juga dengan teknik long exposure gaya fotografi ini, merupakan salah satu teknik populer yang biasa digunakan oleh para fotografer untuk mengambil obyek yang sedang bergerak.

Teknik ini disebut slow speed / long exposure photography karena untuk menggunakan teknik ini, kita harus mengatur shutter speed yang lambat sehingga terjadi exposure yang lebih lama.

Teknik Fotografi ini biasanya digunakan untuk memotret lanscape ada obyek yang bergerak, seperti sungai, air terjun, kendaraan di jalan raya dan kegiatan lainnya dengan benda yang bergerak, jika menggunakan teknik photograhy yang satu ini, akan menghasilkan foto lebih dramatis.

Cara menggunakan teknik fotografi slow speed / long exposure photography

Jika sobat ingin menggunakan teknik ini, selain settingan yang pas dibutuhkan juga beberapa alat pendukung seperti tripod untuk meminimalisir shake (goyangan) pada saat pengambilan gambar (pada settingan shutter speed lambat, gerakan sedikit pada kamera dapat membuyarkan hasil gambar).

Baca Juga: 700+ Rumus Preset Lightroom Gratis

Selain tripod, juga sobat bisa menggunakan shutter release hal ini juga meminimalisir getaran kamera akibat memencet tombol shutter. Jika teknik ini dilakukan pada saat cahaya terang (siang hari misalnya) dibutuhkan juga filter ND yaang berfungsi untuk menggelapkan obyek sebegai kompensasi settingan exposure yang lama agar gambar tidak over exposure.

Beberapa contoh Teknik fotografi slow speed / long exposure photography

2. teknik fotografi High Speed Photography

Teknik pengambilan gambar fotografi kedua adalah High speed photography, dimana jenis teknik pengambilan gambar ini, adalah kebalikan dari teknik foto yang pertama, pada teknik fotorgrai High speed kita akan setting shutter speed yang tinggi, sehingga kita bisa menangkap benda yang bergerak dengan cepat.

Shutter speed kita atur lebih tinggi dengan dujuan untuk membuat obyek yang kita ambil menjadi freez atau beku, sehingga akan tampak jelas dari obyek lainnya.

Teknik Highspeed ini biasanya digunakan untuk membuat foto panning yang akan kita bahas juga dibawah nanti, stay tune! , selain untuk mengambil gambar panning biasanya teknik ini juga diguanakn fotografer untuk mengambil gambar dalam kegaitan olahraga seperti sepakt bola, MotoGP dan lain sebagainya.

Tips Menggunakan Teknik High speed photohgraphy

Jika shutter speed yang cepat akan membuat waktu exposure menjadi sangat singkat oleh karen itu, dibutuhkan cahaya yang lebih terang. Untuk menyiasati hal ini (terlebih jika sesi pemotretan dilakukan di dalam ruangan studio), sobat bisa menggunakan cahaya bantuan, bisa dari speedlight (flash) atau lampu studio.

Namun perlu diiingat, tidak semua lampu tambahan tersebut bisa digunakan untuk high speed photography. Lampu tambahan dengan fitur high speed sync saja yang bisa digunakan untuk high speed photography.

Contoh gambar yang menggunakan teknik Highspeed

macam macam teknik fotografi dan contohnya
macam macam teknik dalam fotografi

3. Jenis teknik fotografi Panning

Macam macam Teknik fotografi yang ketiga adalah hasil kombinasi anatar teknik fotografi yang pertama dengan yang kedua dan jadilah sebuah istiliah panning. Dimana teknik photoraphy ini digunakan untuk mengambil objek yang sedang bergerak, dengan obyek utama akan menjadi freez, jelas dan diam, tidak ada shaking atau goyangan, namun yang menjadi backgroundnya akan blur atau bisa disebtu (Motion Blur) bergerak dan ngeblur.

Tidak perlu diulas lebih dalam soal teknik panning ini, karena hampir sama dengan teknik pengambilan gambar no satu dan dua diatas.

Cara melakukan teknik Panning dalam pengambilan gambar

Bagaimana cara mengambil gambar dengan taknik Panning?

Jika soba tertarik untku mencoba teknik yang satu ini, maka sobat harus membuat shutter speed yang balance, tidak terlalu cepat dan juga tidak terlalu lambat.

Setelah setingan shutter speed sudah ok, sekarang kunci fokus pada obyek yang bergerak ( dengan menekan setengah tombol shutter) jika menggunakan smartphone tekan layar HP sobat, sehingga obyek benar-benar fokus, lalu jepret dengan mengikuti alur obyek fokus yang sudah kita fokuskan tadi.

Untuk menghasilkan gambar dengan teknik panning, memang dibutuhkan beberapa percobaan, karena pasti tidak akan berhasil hanya dengan satu jepretan saja. Silahkan coba lagi dengan pengaturan shutter speed yang pasa dengan kecepatan obyek sobat.

Contoh gambar hasil teknik Panning

Berikut beberapa contoh hasil jepretan dengan teknik fotografi panning

4. Teknik night photography

Seperti namanya, teknik ini diambil pada malam hari, untuk mengambil momen pada malam hari yang sunyi, karena alam ini indah tidak hanya pada siang hari, melainkan pada malam hari akan jauh lebih indah, bukan karena kita bisa melihat pemsobatngan gunung dimalam hari, namun pada malam hari biasa akan banyak fenomena alam yang tidak biasa dilihat, seprti milky way, bintang jatuh, pemsobatngan kota dengan cayaha lampu.

Untuk mengambil gambar pada malam hari, kita membutuhkan teknik yang pas, karena kurangnya cayaha akan membuat gambar tidak jelas saat dijepret.

Teknik pengambilan gambar di malam hari berbeda dengan disiang hari, dimana pada siang hari kita tidak akan kekuranga cahaya, sehingga tanpa flash pun kita masih bisa memaksimalkan cayaha matahari.

Cara pengambilan gambar di malam hari agar gambar terlihat lebih keren

Langkah 1: Letakkan Kamera sobat dalam Mode Manual

Sebenarnya memotret dalam mode manual lebih mudah daripada mode lainnya saat memotret malam hari. Percayalah pada saya, dan balikkan kamera sobat dari otomatis ke “M” untuk mode manual.

Langkah 2: Temukan Tripod atau Sesuatu untuk Dukungan

Dibutuhkan kamera sobat minimal 10 detik untuk merekam gambar malam. Ini berarti kecepatan rana setidaknya 10 detik, jadi jika sobat memegang kamera, foto akan menjadi buram. sobat memerlukan tripod yang baik atau setidaknya mengatur kamera sobat pada langkan atau sesuatu yang bisa tetap diam selama 10 detik.

Langkah 3: Atur Bukaan sobat ke Serendah yang Dibutuhkan

Seberapa rendah apertur sobat (f-stop) akan tergantung pada lensa sobat. Beberapa lensa lebih rendah dari yang lain. Lensa sobat mungkin turun ke f / 5.6 atau f / 3.5, atau f / 2.8, misalnya. Jika sobat tidak yakin cara mengubah apertur sobat, saya akan mencari “perubahan aperture” di Youtube dan kemudian nama kamera sobat.

sobat mungkin tergoda untuk memotret pada aperture yang lebih tinggi seperti f / 11 atau f / 16 jika sobat memotret lanskap malam, tetapi sobat perlu membuat kompromi di sini untuk mengumpulkan lebih banyak cahaya. Saat sobat semakin maju, sobat akan belajar ada cara untuk mengurangi efek dari aperture rendah.

Langkah 4: Atur Kecepatan Rana sobat ke 10 ″ (10 detik)

Seperti yang akan sobat temukan nanti, sobat mungkin perlu menyesuaikan kecepatan rana sobat naik atau turun tergantung pada seberapa banyak cahaya yang ada di lanskap sobat; Namun, 10 ″ harus memberi sobat tempat awal yang layak untuk membuat foto.

Mungkin terlihat GILA untuk merekam gambar selama sepuluh detik, tetapi sobat akan belajar bahwa ini sama sekali tidak aneh untuk foto malam hari. Saya telah mengambil beberapa foto malam dengan eksposur yang berlangsung lebih dari 30 menit – hanya untuk satu foto!

Langkah 5: Tetapkan ISO sobat ke 1600

Saat sobat meningkatkan ISO, gambar menjadi lebih terang, tetapi juga ada lebih banyak noise. Ini hanyalah kompromi yang perlu sobat lakukan di malam hari untuk mendapatkan bidikan yang tepat. Namun, sebagian besar kamera modern dapat mengambil foto bersih yang bagus di ISO 1600.

Langkah 6: Ambil Gambar dan Analisis Eksposur

Sekarang saatnya mengambil foto. sobat akan melihat bahwa ini membutuhkan waktu PANJANG untuk merekam gambar dan memutar ulang pada layar LCD sobat. Itu sangat normal.

sobat perlu menilai apakah foto itu terlalu terang atau terlalu gelap. Jika foto terlalu gelap, tingkatkan kecepatan rana sobat menjadi 30 ″ (30 detik). Kemudian ambil foto lain. Jika masih terlalu gelap, maka tingkatkan ISO sobat menjadi 3200. Itu akan membuat foto menjadi buram, tapi itu mungkin kompromi yang perlu sobat buat.

Beberapa contoh gambar yang diambil di malam hari

5. Teknik Foto Light Painting (Lukisan Cahaya).

Teknik pengambilan Foto light painting ini salah satu kreasi seni foto dimana kita memanfaatkan shutter speed lambat, sehingga kamera dapat merekam jejak cahaya yang kita buat dan membentuk beragam model sesuai keinginan kita.

jika sobat ingin melakukan teknik light painting ini, usahakan pada area yang minim cayaha atau bahkan tidak ada cahaya sama sekali, sehingga cayaha yang dihasilkan dari teknik light painting ini akan lebih tajam dan keren.

Cara melakukan teknik light painting.

  1. Persiapkan Kamera dan Tripod
  2. Setting kamera di mode manual
  3. Atur bukaan kamera (Aperture) di f/8-f/11
  4. Pilih shutter speed lambat 10-30 detik
  5. Atur ISO 100 atau 200
  6. Persiapkan sumber cahaya yang cukup terang,
  7. Tempat Minim Cahaya
  8. tumpahkan insprasi sobat dalam bentuk gambar cahaya di foto sobat

Beberapa contoh foto dengan teknik light painting

Nah, itu dia beberapa teknik fotografi yang keren dan perlu kamu coba, agar gambar yang kamu jepret lebih keren dan bermakna, menggunakan teknik photography yang sudah kita share diatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

eighteen − eleven =